2011 6 Nov

Nokia Asha saat ini sedang menjadi perbincangan menarik dikancah ponsel tanah air. Selain terbilang baru, kedua ponsel ini diklaim mampu menaikkan reating Nokia yang sudah terkenal dengan ponsel globalnya.

Asha sendiri diambil dari bahasa Hindi yang berarti ” harapan “. Jadi vendor asal Finlandia ini berharap hape Asha ini akan mengembalikan citra nama baiknya.

Asha 200 memiliki layar seluas 2.4 inci, mendukung jaringan GSM (900/1800 SIM 1 dan SIM 2). Handphone yang berjalan pada seri S40 ini mendukung fitur Easy Swap yang berfungsi untuk mengganti kartu tanpa harus menon-aktifkannya terlebih dahulu. Jadi semakin mudah saja bukan ?

Disisi lain Asha 201 juga memiliki fitur yang sama. Hanya berbeda waktu peredarannya saja. Kalau Nokia Asha 200 rencananya akan diluncurkan pada Q4 tahun ini, sedangkan Asha 201 baru diluncurkan pada Q1 tahun 2012.

Handphone ini berbeda sekali dengan ponsel Nokia yang berjalan pada OS Symbian Belle. Karena gadget terbaru ini tidak mendukung kanal HSDPA ataupun Wi-Fi, melainkan ia hanya menyuguhkan kanal GPRS dan EDGE class 12 untuk memenuhi kebutuhan mobile penggunanya.

Bagaimana bung, apakah Anda memilih Nokia Asha 201 atau Nokia Asha 200 ?

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
Published under Nokiasend this post

One Response to “Perbandingan Nokia Asha 200 dan Nokia Asha 201”

  1. [...] Asha sendiri memiliki arti ” harapan “, dan nama tersebut didapat dari bahas kuno Hindi. Jadi pada intinya, Nokia berharap kehadiran ponsel ini dapat mengembalikan citra nama baiknya dalam hal perdagangan hape di Indonesia. [...]